Boss Playboy Hugh Hufner Tutup Usia

Jagadnews – Pendiri dan pemilik majalah lelaki dewasa Playboy, Hugh Marston Hefner, tutup usia pada umur 91 tahun. Selama hidupnya, dia dikenal sebagai jutawan dan gaya hidupnya yang glamor dan selalu dikelilingi perempuan-perempuan cantik.

Hugh Hufner Tutup usia

Dilansir dari laman NBC News, Kamis (28/9), Hefner mengembuskan napas terakhir di kediamannya berjuluk Playboy Mansion di Hollywood, Los Angeles, California, Amerika Serikat. Dia meninggalkan seorang istri, Crystal Harris, dan empat anak yakni Christie, David, Marston, dan Cooper. Keluarga menyatakan Hefner tidak mengidap sakit atau apapun.

Hingga saat ini keluarga mendiang Hef, sapaan akrab Hefner, belum mengumumkan agenda pemakaman. Jasad Hef masih disemayamkan.

Anak bungsu Hefner, Cooper, mengatakan kehidupan ayahnya adalah pengecualian dan berdampak besar terhadap media massa serta budaya. Dia juga meyakini sang ayah adalah pelopor gerakan sosial dan budaya, serta gencar mempromosikan kebebasan berpendapat dan seksual, serta hak asasi manusia.

“Dia memberi patokan gaya hidup dan etos kerja yang menjadi ruh dari Playboy,” kata Cooper.

Karir Hugh Hufner dan terkenalnya Playboy

Mendiang Hugh Hufner lahir di Chicago, 9 April 1926. Sebelum membuka perusahaan majalah Playboy, Hugh sempat menjadi seorang tentara selama 2 tahun  saat Perang Dunia II. Hefner kemudian bekerja di Esquire sebagai seorang copywriter. Di tahun 1953, Hugh membangun sendiri dunianya lewat Playboy. Majalah itu langsung meledak dengan penjualan lebih dari 50 ribu kopi karena memuat foto bugil Marilyn Monroe.

Setelahnya, sederet selebriti besar pernah berpose telanjang untuk Playboy. Namun Hefner mengatakan, bukan foto-foto bugil itu yang menjadikan Playboy terkenal.

“Aku rasa sejak awal, apa yang membuat Playboy sangat terkenal bukan hanya karena para wanita telanjang itu, karena hal seperti itu juga ada di majalah-majalah lain,” katanya dalam sebuah wawancara yang dilansir dari E! Online, Kamis, 28 September 2017.

Playboy Tak sekedar foto telanjang

Didalam majalah tersebut tak sekedar foto telanjang, namun artikel artikel berbobot yang membuat prestasi Playboy menjadi dikenal hingga dunia. Wawancara dari tokoh ternama, artikel dan sudut pandang dari dunia menjadikan Playboy sebagai majalah paling favorit dimasanya.

“Anda tidak bisa sekedar memasang foto telanjang lalu orang menyukainya. Kita harus memberi konteks dan sentuhan seni. Saya memberinya konteks yang saya anggap positif soal hubungan pria dan wanita. Menurut saya, seks bukanlah musuh kita. Musuh kita adalah kekerasan,” ujar Hugh.

Pada tahun 1971, Playboy menjual lebih dari 7 juta copy setiap bulan. Namun pesaing mulai muncul, antara lain dari Penthouse, dan pada 1974 Larry Flynt meluncurkan Hustler. Walau begitu, Playboy tetap tampil dengan ciri khasnya, yakni artikel yang lebih cerdas dan foto-foto yang tidak sevulgar saingannya.

Mengenai logo kelinci Playboy yang terkenal itu, Hefner pernah mengatakan dalam sebuah wawancara tahun 1967: “Kelinci, di Amerika memiliki konotasi seksual, dan saya memilihnya karena mereka hewan lucu, pemalu, penuh gairah dan sexy.”

Hugh Hufner dan Rumah Tangganya

Hugh Hufner dan istri ketiganya, Crystal Harris
Hugh Hufner dan istri ketiganya, Crystal Harris

Perkawinannya dengan istri pertamanya, Mildred Williams yang dikaruniai dua anak, Christie dan David, berakhir tahun 1959. Semenjak itu, Hefner secara terbuka menunjukkan hubungannya dengan banyak perempuan, kebanyakan adalah model Playboy

Tahun 1971 Hefner membeli Playboy Mansion di Los Angeles, rumah indah yang kemudian menjadi legendaris sebagai simbol pesta pora. Tidak semua orang bisa ikut berpesta di sini. Bahkan mereka yang mendapat undangan pesta sering disebut sebagai orang yang beruntung.

Karena mengalami serangan stroke ringan tahun 1985, pekerjaan di Playboy banyak dialihkan ke anaknya Christie, yang kemudian diangkat menjadi Presiden Playboy tahun 1982 dan CEO tahun 1988.

Pada tahun 1989 Hefner menikah lagi dengan modelnya, Playmate of the Year Kimberley Conrad. Pasangan itu memiliki dua anak, Marston Glenn dan Cooper Bradford, sebelum akhirnya bercerai tahun 2010.

Selama lima dekade tinggal di Playboy Mansion, Hefner selalu ditemani beberapa perempuan muda dan sexy pada waktu yang bersamaan, termasuk bintang Girls Next Door Holly Madison, Bridget Marquardt dan Kendra Wilkinson.

Setelah hubungannya selama tujuh tahun dengan Madison berakhir, Hefner memacari Crystal Harris, yang dinikahinya pada 31 Desember 2012.

Dalam sebuah wawancara tahun 2013, Hefner ditanya berapa wanita yang pernah berkencan dengannya selama ini? Ia menjawab, “Bagaimana saya tahu, lebih dari seribu pasti. Ada masa di mana saya menikah, dan saat menikah saya tidak berhubungan dengan perempuan lain. Namun saat tidak menikah, saya berkencan dengan sangat banyak perempuan.”

Ia juga menganggap hidupnya sebagai perjalanan yang indah. “Mungkinkah aku berada di posisi dan kondisi lebih bahagia dibanding saat ini? Bahkan dalam mimpi pun aku tidak pernah membayangkan ada hidup yang lebih indah dari ini.”

Namun usia tak bisa ia tolak. Hefner menjadi semakin lemah secara fisik. Pada sebuah wawancara bulan Agustus 2017, anak Hefner, Cooper menyampaikan kesedihannya melihat ayahnya menjadi tua. “Sungguh berat melihat dia berjuang,” ujar Cooper yang menjabat chief creative officer Playboy Enterprises. “Namun saya senang bahwa secara mental ia baik-baik saja.”

playboy mansion kediaman Hugh Hefner
playboy mansion kediaman Hugh Hefner

Playboy Mansion sendiri yang menjadi lambang kehidupan hura-hura Hefner kemudian dijual ke tetangga Hefner, Daren Metropoulos seharga 200 juta dollar AS atau sekitar 2,7 triliun rupiah, dengan perjanjian bahwa Hefner boleh tingal di situ sampai di meninggal.

Walau bagi banyak orang Hefner dianggap sebagai sumber kebejatan atau tindakan tidak bermoral, namun ia sukses menjadi salah satu pelopor industri seks, dan menjadikan merk Playboy dan dirinya sendiri menjadi sesuatu yang tidak mudah dilupakan orang.

“Ayahku memiliki kehidupan yang istimewa dan berpengaruh dalam mempelopori sebuah budaya di media. Ia adalah orang di belakang banyak gerakan sosial dan kultural yang menyuarakan kebebasan berpendapat, hak asasi manusia, dan kebebasan seks,” ujar Cooper.

“Sebagai orang yang memberi ethos dan gaya hidup di balik merk Playboy, Hugh Hefner akan menjadi sosok yang dikenang dan dirindukan banyak orang,” katanya.

Baca juga : IDRKASINO.COM AGEN JUDI CASINO ONLINE INDONESIA TERPERCAYA

Leave a Reply