Brukk! Proyek Jalan Tol Manado-Bitung Roboh, 17 Orang Korban, Dua Masih Dicari

Berita Terkini, Jagad News – Korban runtuhnya proyek Jalan Tol Manado – Bitung tepatnya di Ruas Jalan Tumaluntung Minut, Selasa (17/4/2018) pukul 14.30 wita ternyata ada 17 pekerja.

Lima belas di antaranya sudah berhasil diselamatkan. Sementara masih ada dua orang yang tertimbun.

“Dari 15 korban, enam di antaranya dirujuk ke Prof Kandou Manado dan sisanya masih ditampung dan dirawat di Rumah Sakit Lembean,” ujar Kapolres Minut AKBP Alfaris Pattiwael.

Baca juga: Momen Lucu Ketika Dua Bule Cantik Nyemplung ke Sawah di Bali

Lokasi proyek yang runtuh yakni di Jalan Tol Manado Bitung tepatnya di ruas jalan Tumaluntung pada proses pembangunan jembatan sambung.

Lanjut kapolres, kurang lebih sudah selama enam jam tim evakuasi melakukan pencarian.

“Tim dari Polda Sulut terdiri atas Sabhara, Sat Brimob, Polres Minut bekerjasama dengan Basarnas Manado dan dibantu oleh rekan-rekan TNI dari Kodim Bitung. Saat ini masih melaksanakan evakuasi,” ujarnya

Untuk evakuasi lanjut kapolres Minut tim melakukannya dari atas bukan dari bawah. ” Dari bawah tidak bisa, karena berbahaya,” ujar kapolres Minut.

Pekerja Asal Jawa

Data dari Basarnas Manado, korban tiga orang d antaranya Sugeng asal Blitar, Dadi asal Bandung, dan Muktar asal Blitar.

“Saat ini yang sudah berhasil dievakuasi yakni Muktar asal Blitar. Saat ini sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Lembean dengan kondisi selamat,” ujar Kepala Kantor SAR Manado Muhammad Arifin.

Tim masih melakukan pencarian terhadap dua orang lainnya.

Kejadiannya saat itu korban sedang bekerja di proyek jalan tol dan kemudian korban tertimbun material bangunan. Saat itu cuaca mendung.

Tim rescue Basarnas langsung melaksanakan tindak awal yakni mengevakuasi korban dengan menggunakan alat ekstrikasi dengan menggunakan Truck personel dua unit, rescue car satu unit, rescue truck satu unit.

Baca juga: OMG, Pria Ini Tenggak Minuman Berenergi Berisi Bangkai Tikus

Adapun tim yang turun di antaranya Basarnas, Polres Minut, dan masyarakat setempat.

Lokasi korban sempit yakni didalam gorong-gorong.

“Kita akan mencari sampai dua korban ditemukan,” ujar Kepala Kantor SAR Manado Muhammad Arifin. [sumber]

poker online terbaik

Leave a Reply