Dalami Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Alquran, KPK Tak Berhenti pada Satu Tersangka

JagadNewsKPK Dalami Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Alquran,  Penyidikan kasus dugaan korupsi dalam proyek pengadaan Alquran di Kementerian Agama, dipastikan tak berhenti pada penetapan Fahd El Fouz alias Fahd A Rafiq sebagai tersangka.

Juru bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, pihaknya masih akan terus memastikan akan mengembangkan kasus ini sepanjang ditemukan dua alat bukti.

“Tentu tidak akan berhenti pada satu tersangka. Apalagi jika ditemukan bukti bahwa korupsi dilakukan secara bersama-bersama,” kata Febri kepada wartawan, Jakarta, Selasa (16/5/2017).

Namun Febri belum mau menjawab dengan tegas soal siapa yang akan menjadi tersangka selanjutnya. “Kalau memang nanti ditemukan bukti permulaan yang cukup, adanya pihak lain yang harus bertanggung jawab maka kami harus proses lebih lanjut. Kami tidak bisa katakan kasus berhenti di sini,” katanya.

Adapun Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Fahd El Fouz alias Fadh A Rafiq resmi dijadikan sebagai tersangka lantaran diduga melakukan korupsi pada dua proyek Kemenag.

KPK Dalami Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Alquran

Dua proyek di Kemenag tersebut yakni, proyek pengadaan Alquran dan proyek pengadaan alat laboratorium Madrasah Tsanawiyah tahun anggaran 2011-2012.

Fahd diduga menerima uang hingga Rp 3,4 miliar dari total keseluruhan dua pro‎yek tersebut sebesar Rp 14,8 miliar. Fahd sendiri merupakan tersangka ketiga dalam kasus korupsi ini setelah mantan anggota Komisi VIII DPR, Zulkarnaen Jabar dan putranya, Dendy Prasetya dijebloskan ke penjara terlebih dahulu.

Atas perbuatannya, FEF disangkakan melanggar Pasal 12 huruf b subsidair Pasal 5 ayat (2) Jo ayat (1) huruf b dan lebih subsidair Pasal 11 Undang-Undang Tipikor Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 dn Pasal 65 KUHP.

situs judi casino terpercaya

Leave a Reply