FPI Sebut Bos First Travel Tidak Menistakan Agama Islam

JagadNews – Penipuan perjalanan umrah First Travel sampai saat ini lebih dari 50.000 orang. Front Pembela Islam (FPI) pun turun ikut mengawal kasus ini. Bukan hanya meminta pemerintah ikut turun dalam kasus Firts Travel, FPI juga mengatakan bahwa First Travel tidak mempunyai kewenangan untuk membayar semua kerugian jemaah haji, itu dikarenakan pihak First Travel tidak mempunyai harta (uang). “Kalau sudah tak ada uang bagaimana bisa bayar, maka dari itu pemerintah harus turun ikut membantu” ucap Ali Alatas saat ditemui di tempat kediamannya, pondok Indah, Jakarta Selatan, Minggu (27/8/2017).

Penipuan yang sudah dilakukan First Travel, banyak netizen yang berkomentar miring tentang kelakuan mereka berikut komentar netizen:

FPI Sebut Bos First Travel Tidak Menistakan Agama Islam

FPI Sebut Bos First Travel Tidak Menistakan Agama Islam

Banyak netizen yang berkomentar bahwa First Travel merupakan penista agama sesungguhnya dan masih banyak komentar netizen seperti gambar diatas.

Menanggapi komentar netizen, pengacara FPI mengatakan kasus yang First Travel jangan disamakan dengan kasus Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) karena kasus Ahok murni menistakan agama lantaran mengutip kata dari Alquran yaitu “jangan dibohongi pakai surat Al-maidah 51”, itu jelas menistakan agama Islam. Sementara kasus yang menjerat First Travel tidak mengutip ayat pada Alquran dan hanya melarikan dana jemaah, itu jelas beda. Terang Ali.

Dalam komentarnya, Ali juga mengatakan FPI tidak akan turun ke jalan dan menuntut First Travel untuk membayar kerugian jemaah. Ia beralasan, Selain kasus nya sudah di tangani pihak yang berwajib First Travel tidak lagi memiliki biaya untuk membayar kerugian, karena yang saya tahu semua barang-barang milik mereka sudah di sita, kata Ali.

Leave a Reply