Kim Jong-un Ceroboh, Petaka Nuklir Mengancam Korea Utara

Jagad News – Peneliti memperingatkan petaka nuklir berpotensi terjadi di Korea Utara (Korut). Tindakan ceroboh pemimpin Korut Kim Jong-un dalam menguji coba senjata berbahayanya dinilai bisa menjadi penyebabnya.

Peringatan itu disampaikan peneliti di Department of War Studies at King’s College London, Matt Korda, di situs 38North. Tingkat standar keamanan uji coba senjata nuklir dan rudal balistik rezim Kim Jong-un tak bisa diketahui karena dirahasiakan atau tidak transparan.

Baca juga: Militer Iran: Kami Bisa Hancurkan Israel Kurang dari 8 Menit

Contoh tindakan ceroboh adalah cuplikan video dan foto pemimpin Korea Utara Kim Jong-un merokok di saat rudal balistik antarbenua (ICBM) Hwasong-14 dipasang di landasan peluncuran. Tindakan Kim Jong-un itu membuat Korda mempertanyakan standar keamanan program senjata negara komunis tersebut.

”Kecerobohan Kim tentu saja penting, dan ini mengisyaratkan kemungkinan yang tidak diharapkan. Potensi yang menghancurkan; ancaman kecelakaan nuklir di Korea Utara,” tulis Korda, yang dikutip Sabtu (16/12/2017).

Lebih penting lagi jika terjadi bencana, di mana transparansi sangat kurang di Korea Utara.”Itu akan menyebabkan kepanikan politik di wilayah itu melebihi paparan radiologis dan dampak lingkungan yang sebenarnya,” lanjut Korda.

Pada tahun 2014, Presiden Korea Selatan Park Geun-hye mengklaim bahwa Yongbyon adalah rumah bagi konsentrasi fasilitas nuklir yang padat, sehingga kebakaran di satu bangunan saja bisa menyebabkan bencana yang berpotensi lebih buruk daripada bencana nuklir Chernobyl.

Namun, Korda berpendapat bahwa ketakutan Park itu terlalu berlebihan dan tidak berdasar.

Baca juga: Pejabat Tinggi Korut Sebut Sasaran Program Nuklir Pyongyang Hanya AS

Para periset di situs 38North dalam laporan terbaru mengakaku belum mengatahui aktivitas apa yang terjadi di pusat program nuklir Korea Utara di Yongbyon. Mereka selama ini hanya mengandalkan citra satelit yang memantau aktivitas fisik para pekerja dan pasukan Korut di area situs nuklir Korea Utara.

Rezim Kim Jong-un pada bulan lalu mengejutkan masyarakat internasional dengan menguji coba rudal balistik antarbenua Hwasong-15, yang diklaim memiliki jarak tempuh 13.000 km dan mampu mencapai daratan AS. Pyongyang juga mengklaim rudal itu mampu membawa hulu ledak nuklir.

Leave a Reply