Aksi Mayday, Buruh Bakar Karangan Bunga di Balai Kota

Jagadnews – Hari buruh Internasional atau lebih di kenal dengan istilah Mayday berujung pada pembakaran karangan bunga untuk Ahok – Djarot. Seperti di ketahui sejumlah karangan bunga untuk Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat yang di letakkan di halaman Balai Kota hingga pinggaran Monas.

Masa yang menggelar aksi Mayday tersebut sengaja membakar karangan bunga yang diberikan masyarakat sebagai apresiasi kinerja yang di lakukan oleh Gubernur Petahan lantaran kesal akan UMP yang tidak kunjung naik.

“Karena UMP tidak naik-naik sampai sekarang, kita mau lihat bagaimana sikapnya. Ini simbol sebagai bersih-bersih.” kata Sekjen Federasi Serikat Pekerja Logam Elektronik dan Mesin (FSP LEM) SPSI Idrus kepada awak media. Di depan Balai Kota.

Kesal akan UMP di Jakarta yang lebih rendah dari daerah lainnya mereka melakukan aksi anarki tersebut

“Ini kekesalan kami yang selama ini tak di dengarkan, Masa kalah dengan Bekasi, Kerawang, Cikarang” tambahnya

Ditambahkannya lagi mereka sudah melakukan kontrak pilitik dengan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang terpilih nantinya yaitu Anies dan Sandi. Bahkan kontrak politik tersebut sudah di tandatangani pada saat masa kampanye berlangsung.

“Anies sudah janji, dia tidak mau gunakan PP 78. Sudah ada kontrak politik dengan Anies waktu kampanye.” ujar dia.

Seorang buruh yang berada di atas mobil komando juga berseru “Kita kini punya sejarah baru. Kita bersihkan Balai Kota dari ucapan-ucapan tidak jelas. Hidup buruh!! Saya yang bertanggung jawab.”

Berikut sekilas video nya

Situs Poker Online Terpercaya

Leave a Reply