Polisi Musnahkan Ratusan Mesin Judi Jackpot Pasca Ramadhan

Mesin judi jackpot dimusnahkan di Medan, Rabu (7/6) berjumlah ratusan. Mesin-mesin ini merupakan barang bukti kasus perjudian yang disita Polrestabes Medan di wilayah hukum mereka.

Pemusnahan mesin judi jackpot dilakukan dengan cara dibakar di lapangan Taman Cadika, Medan Johor. Kapolresta Medan Kombes Sandi Nugroho mengatakan, 672 mesin judi tersebut disita selama berlangsungnya operasi Pekat Toba 2017 sejak awal Ramadhan.

“Ada 51 kasus judi yang diungkap, 32 kasus diproses hukum dengan 78 tersangka. Sementara 19 kasus perjudian lagi dilakukan pembinaan dengan jumlah yang terlibat 62 orang. Mereka dipulangkan karena tidak cukup alat bukti untuk ditahan. Kata Sandi

Pelaku Judi, Preman, Miras Dan Prostitusi di ringkus

Selain kasus perjudian, Sandi mengatakan mereka juga menangani berbagai kasus premanisme yang terjadi. Selama 12 hari pelaksanaan Operasi Pekat 2017, mereka mengungkap 265 kasus premanisme, dimana 21 kasus dengan 35 tersangka diproses lebih lanjut.

Sementara, 244 kasus premanisme lain dilakukan pembinaan terhadap 393 orang. Mereka yang dibina ini telah dikembalikan kepada masyarakat. “Yang diproses lanjutkan di kepolisian ini termasuk diantaranya kasus perusakan di J City dan saat demo mahasiswa di simpang Kampus USU.” ujar dia.

Selain judi dan premanisme, Polrestabes Medan juga mengungkap kasus pornografi, miras dan prostitusi. Ketiga kasus ini telah diungkap Polrestabes Medan sebelumnya. Barang bukti miras pun telah dimusnahkan dengan cara dihancurkan.

“Jadi totalnya ada 521 kasus yang diungkap selama 12 hari ini. Kami berharap kedepannya bisa menghindarkan masyarakat dari premanisme, miras dan judi. Dan juga kami sangat mengharapkan para pelaku tidak lagi mengulangi perbuatannya.” Kata Sandi.

Sumber : http://nasional.republika.co.id/berita/nasional/daerah/17/06/07/or6nrd284-672-mesin-judi-dimusnahkan-di-medan

poker online terbaik

Leave a Reply